Jakarta (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan instansi terkait untuk mencari dan mengusut pelaku mutilasi dan pencurian gading yang mengakibatkan seekor gajah di Aceh Jaya mati.

“Kita dikejutkan oleh tewasnya gajah di Aceh secara mengenaskan. Perilaku yang tidak bertanggung jawab di bulan Ramadhan,” kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono yang dipantau Antara di Jakarta, Senin malam. Baca entri selengkapnya »

SIARAN PERS
No: S. 302/PHM-1/2013

Rapat Paripurna DPR-RI tangal 9 Juli 2013 telah mengesahkan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H). Produk hukum tentang kehutanan ini mengatur berbagai hal meliputi: pencegahan perusakan hutan; pemberantasan perusakan hutan; kelembagaan; peran serta masyarakat; kerjasama internasional; perlindungan saksi, pelapor, dan informan; pembiayaan; serta sanksi.
Baca entri selengkapnya »

Balikpapan (ANTARA News) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kalimantan Timur menyita owa-owa (hylobates muelleri) yang sejak 2009 dipelihara Ketua DPRD Balikpapan H Andi Burhanuddin Solong di rumah jabatannya.

“Beliau selama ini rupanya tidak mengetahui bahwa owa-owa termasuk hewan yang dilarang dipelihara oleh perorangan,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah III Kaltim Danang Anggoro, Kamis (2/5).  Baca entri selengkapnya »

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Polisi Hutan (Polhut) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bangka Selatan, Selasa dinihari (30/4/2013), berhasil mengamankan 6,3 Kubik kayu ilegal.

Kayu berbagai jenis tersebut diduga berasal dari aktivitas penebangan liar di kawasan Hutan Produksi (HP) Sungai Klaban Dusun Serai Desa Delas Kecamatan Airgegas.

Kayu-kayu ini berhasil diamankan pihak Polhut Basel berkat peran aktif masyarakat memberikan informasi kepada pihak Dishutbun Basel. Baca entri selengkapnya »

0  _ 0  0_0000_aaaaaaaaaaaaa_ada apenyitaan paruh burungTRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK – Jajaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Bekerjasama dengan Polda Kalbar melakukan penggerebekan dan penangkapan tersangka LS alias Among, warga jalan Kenanga Dusun Laja Permai Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. LS merupakan penampung dan pedagang satwa liar yang dilindungi.

Saat dilakukan penggerebekan tim, menemukan dan mengamankan 229 paruh burung Enggang, 27,3 Kg Sisik Trengiling, 1 lembar kulit ular Sanca, 44 Kuku Beruang Madu, 27 Empedu Labi-labi, 109 Empedu dari beberapa jenis satwa liar lainnya.

Juga diamankan beberapa barang bukti berupa dua alat timbangan dan satu timbangan elektrik yang diduga digunakan tersangka untuk melakukan transaksi jual beli bagian tubuh hewan yang dilindungi tersebut. Baca entri selengkapnya »

PONTIANAK, BeritAnda – Tim Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Bekantan – Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar bekerjasama dengan tim dari Polda Kalbar berhasil menyita 306 paruh Burung Enggang Gading yang dilindungi bernilai milyaran rupiah dalam sebuah operasi pengamanan tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi yang dilaksanakan pada 25 April 2013 di Kabupaten Melawi. Demikian disampaikan Kepala BKSDA Kalbar Hj. Siti Chadidjah Kaniawati dalam konferensi pers yang digelar, Jumat (26/4/2013), dikantor BKSDA Kalbar.

Dari 306 paruh Enggang Gading yang berhasil disita, 299 diantaranya disita saat penggeledahan yang dilakukan di rumah LS. Mong alias Among, Jalan Kenaga RT 05 RW 02 Dusun Laja Permai Desa Paal Kecamatan Nangah Pinoh Kabupaten Melawi yang merupakan tempat penampungan hasil buruan satwa liar dilindungi. Sedangkan 7 sisanya diamankan dari rumah Sinku, yang berjarak 20 meter dari rumah Among. Baca entri selengkapnya »

Bengkulu (ANTARA News) – Harimau Sumatra (Phantera tigris Sumatrae), korban jerat warga di Kecamatan Airpriukan Kabupaten Seluma yang sempat dirawat tim kesehatan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, akhirnya mati.

Kepala BKSDA Bengkulu Anggoro Dwi Sujianto kepada wartawan mengatakan harimau betina yang diberi nama Tesa itu ditemukan mati di kandang perawatannya pada Rabu (24/4).

“Penyebab kematiannya belum jelas, tapi memang saat diamankan dari sekitar Desa Talangsebaris, kondisinya terluka parah,” katanya kepada wartawan, Kamis.
Baca entri selengkapnya »

menimbang a. bahwa Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Polisi
Kehutanan, perlu diberikan tunjangan jabatan fungsional yang sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaannya;
b. bahwa sehubungan dengan hal tersebut dalam huruf a, dan dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, produktivitas kerja, dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan, perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Polisi Kehutanan;

POLHUT AHLI :

Polisi Kehutanan Madya Rp 1.380.000,00
Polisi Kehutanan Muda Rp 1.140.000,00
Polisi Kehutanan Pertama Rp 540.000,00

POLHUT TERAMPIL :
Polisi Kehutanan Penyelia  Rp 840.000,00
Polisi Kehutanan Pelaksana Lanjutan Rp 510.000,00
Polisi Kehutanan Pelaksana Rp 360.000,00
Polisi Kehutanan Pelaksana Pemula Rp 300.000,00

selamat ya…semoga menjadi pemacu kerja dan meningkatkan kinerja

lebih lengkapnya silahkan KLIK  Perpres0182013  Perpres0182013_Lampiran,

Pekanbaru – Tiga petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sempat disandera warga di Kab Kampar. Namun ketiganya sudah dibebaskan setelah ada mediasi.

Kapolres Kampar AKBP Auliansyah Lubis mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Rabu (19/12/2012). Menurutnya, ketiga petugas BBKSDA sejak tadi malam telah diserahkan ke polisi. Petugas tersebut sempat ditahan warga Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kab Kampar, Riau.
Baca entri selengkapnya »

Jakarta (ANTARA News) – Pengusaha Hashim Djojohadikusumo melalui perusahaannya PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA) membangun Pusat Rehabilitasi Satwa untuk menyelamatkan Harimau Sumatera.

Hashim Djojohadikumo, dalam keterangan tertulis pembangunan pusat rehabilitasi yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan keberadaan Harimau Sumatera yang semakin terancam di habitat alamnya, telah menimbulkan keprihatinan yg mendalam.
Baca entri selengkapnya »

Page POLHUT INDONESIA

Arsip

Jumlah Pengunjung