Sebagian Besar Wilayah Masih Hutan
SELATPANJANG (DP) – Kepulauan Meranti sebagai kabupaten yang lebih dari 60 persen wilayahnya berstatus hutan ternyata masih belum memiliki Polisi Kehutanan (Polhut). Memang ironis, namun kebutuhan Polhut menjadi prioritas dalam menjaga dan mempertahankan keberadaan hutan.


Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepulauan Meranti, Makmun Murod, belum lama ini menjelaskan bahwa keberadaan Polhut masih menjadi kebutuhan terdepan dalam menjaga wilayah hutan di Meranti. Menurutnya hingga kini memang belum dibuka penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengisi kekosongan Polhut.
“Memang kita sangat membutuhkan kehadiran Polhut untuk menjaga hutan kita. Namun hingga. Kini belum ada dibukanya formasi untuk Polhut,” kata Murod.
Ditegaskaan Murod untuk memenuhi kebutuhan Polhut tidak bisa hanya tunjuk pegawai saja. Sebab seorang Polhut harus memiliki kemampuan khusus. Makanya untuk mengisinya membutuhkan spesifikasi atau dasar pendidikan yang khusus, seperti dari sekolah khusus kehutanan.
Minimal, lanjut Kadishutbun Kepulauan Meranti itu untuk menjadi seorang Polhut harus mengikuti pelatihan beberapa lama terlebih dahulu. Karena bagaimanapun harus ada kemampuan khusus.
“Kemampuan yang harus dimiliki Polhut diantaranya, kemampuan menggunakan kompas, GPS, mengetahui jenis berbagai macam pohon, dan lainnya. Makanya tak mudah jadi Polhut yang bertugas menjaga wilayah hutan dari berbagai ancama, terutama ancaman ilegaloging,” jelasnya.
Dengan kondisi iti juga Murod sangat mengharapkan agar dibukanya formasi Polhut dalam penerimaan PNS di wilayah Kepulauan Meranti. Sehingga nantinya Meranti memiliki Pohut yang dapat menjaga wilayah Hutan dan mencegahnya dari kerusakan yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab. (uzi)

http://www.dumaipos.com/berita.php?act=full&id=12733&kat=13