Jakarta (ANTARA News) –  Populasi orangutan Sumatera (Pongo Abelii) di sekitar Rawa Tripa terus menurun dan kini hanya 300 orangutan yang tersisa di kawasan yang berada di pantai barat Provinsi Aceh itu.

“Masih ada sekitar 300 orangutan Sumatera yang masih bisa diselamatkan di sekitar Rawa Tripa, di sepanjang Taman Nasional Gunung Leuser,” kata Direktur Eksekutif Yayasan Ekosistem Leuser (YEL), Dr Ian Singleton.

Saat memaparkan program “Save Tripa, Save Indonesia Forest” di Jakarta, Rabu, ahli orangutan dunia itu menyatakan populasi orangutan Sumatera di seluruh wilayah Sumatera menurun drastis sejak tahun 1990.

Ia menjelaskan, tahun 1990 masih ada sekitar 3.000 orangutan Sumatera di Rawa Tripa namun perburuan liar, pembukaan lahan dan perusakan hutan telah membuat populasi orangutan menyusut menjadi sekitar 200 sampai 300 orangutan.

“Jika ini tidak segera diselamatkan, habitat mereka akan hilang dan orangutan Sumatera akan punah pertengahan tahun depan,” ujar dia.

Sementara jumlah orangutan Sumatera yang tersebar di seluruh Pulau Sumatera, menurut dia, sekarang sekitar 6.700 orangutan.

“Sebagian besar habitat orangutan Sumatera terdapat di kawasan ekosistem Leuser, sepanjang pesisir barat Sumatera merupakan ibu kota orangutan Sumatera,” ujar dia.

Ia menjelaskan, orangutan Sumatera merupakan jenis yang berbeda dari orangutan Kalimantan.

Orangutan Sumatera memiliki warna kulit yang lebih terang dan rambut yang lebih halus dibandingkan orangutan Kalimantan. Orangutan Sumatera juga lebih sosialis dibandingkan dengan orangutan Kalimantan.

“Hutan di Aceh masih bagus sekali. Jika hutan dirusak dan dijadikan lahan perkebunan sawit maka semua keanekaragaman hayati akan hilang. Saat ini mencari kadal dan serangga saja sulit,” ujar dia.

(tri)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012