Minggu, 22 April 2012 09:50 WIB  

PIDIE–MICOM: Sekitar 8 meter kubik kayu balok illegal disita tim operasi gabungan Polres dan Polisi Hutan (Polhut) Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Pidie Aceh, Sabtu kemarin (21/4).

Kayu setengah jadi yang diduga hasil pembalakan liar tersebut ditemukan berkat penyisiran dikawasan Hutan Mampree, Kecamatan Tiro/Truseb saat tim operasi melakukan patrol rutin. 

Peristiwa itu berawal dari laporan masyarakat sekitar bahwa ada tumpukan kayu yang disembunyikan di kawasan pinggiran hutan perbukitan Tiro/Truseb. Dari hasil laporan tersebut pulhut langsung turun ke lokasi.

Setelah menemukan barang bukti oleh anggota yang melakukan penyamaran, kemudian puluhan lainnya bersama personel Polres Pidie langsung melakukan tindakan penyitaan. Saat tim gabungan melakukan penggerebekan lokasi tidak ditemukan pemilik.

“Tidak ada perlawanan ketika barang bukti kami ambil. Pemiliknya diduga duluan kabur karena tercium ada operasi gabungan” kata seorang personel Polhut, Minggu (22/4).

Sesuai hasil temuan di lokasi, kayu tersebut diduga hasil pembalakan liar dari kawasan hutan pebukitan Kecamatan Tiro/Truseb. Hal itu semakin diperkuat dari temuan se ekor kerbau dan peralatan penarik kayu tradisional atau nok (bahasa lokal) di kawasan setempat.

Kemudian tim operasi juga memukan bekas jalur setapak yang mirip bekas lintasan penark kayu. “Munurut amatan, lokasi itu seperti pelabuhan tempat mengumpul kayu yang baru dikeluarkan dari hutan, kemudian diangkut dengan truk ke tempat pengolahan atau kilang kayu di kawasan Beureunuen, Kecamatan Mutiara” ujar personel Polhut lainnya. (MR/X-13

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/22/314677/126/101/Polhut-Pidie-Sita-Kayu-Balo-Ilegal