Rabu, 18 April 2012 09:35 WIB

BANDA ACEH – Sebanyak 1.870 Polisi Hutan (Polhut) berstatus tenaga kontrak yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh, belum menerima gaji untuk masa kerja Januari hingga April 2012. Penyataan itu disampaikan sejumlah anggota Polhut yang tak bersedia disebutkan nama-namanya, kepada Serambi, Selasa (17/4) siang.

Menurut perwakilan anggota Polhut kontrak itu, alasan gaji mereka tidak dicairkan hingga memasuki bulan keempat ini, berhubung masih adanya kabupaten/kota di Aceh yang belum mengirimkan daftar amprahan yang berkaitan dengan jadwal jaga petugas, piket, dan sebagainya.

“Semestinya kebijakan menahan gaji itu hanya diberlakukan untuk kabupaten/kota yang belum mengirimkan amparahan itu saja. Namun menurut kami, ini hanya alasan yang dicari-cari untuk menutupi sikap korup aparatur pemerintah yang bersangkutan,” timpal seorang anggota Polhut.

Menurut mereka, kebijakan pemerintah yang menahan gaji Polhut kontrak itu, sangat tidak manusiawi jika dibandingkan dengan risiko pekerjaan yang mereka hadapi. Karena, selain berhadapan dengan para penebang kayu, petugas penjaga hutan itu juga sering kali harus berhadapan oknum aparat keamanan yang membekingi pembalakan liar yang masih marak terjadi di Aceh.

Dengan risiko pekerjaan yang mengancam nyawa itu, mereka hanya diupah Rp 1.650.000 per bulan. “Dengan gaji yang tak seimbang dengan risiko pekerjaan, pemerintah masih tega menahan gaji kami. Kami benar-benar dizalimi,” kata mereka.(mir)

http://aceh.tribunnews.com/2012/04/18/polhut-kontrak-se-aceh-belum-terima-gaji

Iklan