Jambi (ANTARA News)- Seekor Harimau Sumatera dilaporkan warga dan pekerja proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Kerinci di Desa Air Mlancar Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi melahirkan di kebun warga beberapa waktu lalu.

“Kami melihat seekor Harimau Sumatera yang akan melahirkan di tengah kebun sawit tak produktif di sekitar lokasi proyek pada April lalu,” ungkap Arfan (27) salah seorang staf proyek, di Kerinci, Sabtu.

Dia mengemukakan para pekerja  sering bertemu seekor harimau yang tengah hamil dengan perut buncit lalulalang di kebun dan ladang serta areal proyek.

“Setelah beberapa saat tidak terlihat barulah diketahui dia telah melahirkan dua ekor anak di sebuah lembah dalam areal kebun sawit dekat lokasi proyek,” paparnya.

Tidak berapa lama setelah itu, tambahnya, anak-anak harimau yang terus tumbuh itu ketika mulai bisa berjalan dan sering tersasar sampai ke areal proyek.

Para pekerja yang takut mengembalikan anak-anak harimau itu ke kebun.

Kawasan Muaro Imat kecamatan Batang Merangin memang merupakan salah satu kawasan teritorial bagi satwa Harimau Sumatera (Panthera Tygris Sumatrae). Kawasan tersebut merupakan kawasan penyangga bagi hutan TNKS.

Selain Muaro Imat kawasan pematang bukit Lempur (Kerinci) hingga Tanjung Kasri (Jangkat, Merangin) dan Tapan-Muko-muko (Bengkulu) adalah teritorial utama satwa pemakan daging tersebut.

Karenanya hingga kini di kedua kawasan tersebut warga atau wisatawan sering bertemu harimau berkeliaran bahkan di Tanjung Kasri harimau-harimau terlihat seperti jinak sering muncul di perkampung warga dengan santai dan tidak menganggu manusia.
(KR-BS/M027)

Editor: Aditia Maruli