Mukomuko, Bengkulu (ANTARA News) – Seorang warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, bernama Rozi terkejut dan trauma setelah “diakrabi’ seekor Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).

Harimau itu mencium dan mejilati kaki Rozi ketika pria ini tertidur pulas saat istirahat siang di bawah pohon kelapa sawit milik PT Dharya Darma, karena kelelahan setelah panen sejak pagi.

Peristiwa yang terjadi Selasa siang (18/1) itu, ujarnya, sampai sekarang masih terbayang dalam ingatannya.

“Saat itu saya sedang tidur siang di bawah pohon sawit, tiba-tiba merasakan ada yang menjilati telapak kaki, setelah bangun terlihat seekor harimau dengan badan sangat besar,” ungkapnya.

Ia mengaku, dia spontan berlari mendekati rekan-rekannya yang berada tak jauh dari lokasi itu, sedangkan harimau itu malah melengos pergi.

“Jika saat itu saya tidak lari, mungkin langsung dimangsanya karena posisi harimau itu sudah menggunakan jurus mau menerkam,” ujarnya.

Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kabupaten Mukomuko Rasidin mengaku suah mendapatkan laporan tersebut dan tengah menyelidiki keberadaan harimau itu.

“Kami sudah menghubungi pihak Asisten Perkebunan Wilayah Air Puar dan Air Ikan setempat dan pihak Perusahaan membenarkan perihal keberadaan harimau tersebut,” katanya.

Kepala Tata Usaha BKSDA Provinsi Bengkulu Supartono mengatakan, harimau itu mungkin sedang mencari mangsa babi hutan dan ternak sapi milik warga setempat.

“Kami akan turunkan petugas ke lapangan sejauh mana keberadaan harimau tersebut, bila sudah mengganggu aktivitas manusia akan diusir, bila perlu ditangkap,” kata Supartono.(*)

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

 

Iklan