Bogor (ANTARA News) – Tim Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah I Bogor, Balai BKSDA Jawa Barat, menemukan adanya retakan Gunung Pancar dan telah menerjunkan tim untuk memastikan luasan wilayah yang berpotensi menimbukan bencana itu.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I BBKSDA Jawa Barat, Sri Andajani Senin, mengatakan, tim resor Gunung Pancar telah diturunkan dan melihat langsung retakan yang berlokasi di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sri mengatakan, tim tersebut membenarkan adanya retakan sepanjang 100 meter, lebar 60 cm hingga satu meter dan kedalaman empat meter pada Blok Ciganteng di ketinggian 800 mdl.

“Tim kita sudah meninjau lokasi, dan kita lokasi retakan ada di Blok Ciganteng di ketinggian 800 mdl,” kata Sri.

Menurut Sri kondisi ini mengkhawatirkan, karena blok tersebut masuk dalam kawasan Hutan Lindung Gunung Pancar yang saat ini menjadi fokus perhatian KSDA Wilayah I Bogor.

Permasalahan di kawasan di sekitarnya sudah banyak yang berubah oleh warga menjadi kebun singkong. Sementara di bagian atas gunung, pohon masih banyak dan beragam yang tumbuh, tapi di bawah gunung ada yang menggarap kebon singkong.

“Akibatnya, tanah di atasnya tidak sanggup menahan beban, apalagi kontur lereng Gunung Pancar adalah bebatuan,” kata Sri.

Di tempat terpisah Zaenal Safrudin Camat Babakan Madang mengatakan, kecil kemungkinan terjadi longsor pada retakan Gunung Pancar akan menimbun dua perkampungan di Desa Bojong Koneng.

Sebab, menurut Zaenal tidak ada kampung yang lokasinya persis di bawah bagian Gunung Pancar yang retak tersebut.

Zaenal mengatakan dirinya sudah melihat langsung lokasi retakan tersebut, dan menurutnya retakan tidak akan mengancam warganya.

“Karena tidak ada kampung yang berada persis di bawahnya. Kalaupun longsor, mungkin hanya membendung Sungai Cikeruh yang berada persis di bawahnya,” kata Camat.

“Mudah-mudahan tidak terjadi longsor yang sampai menimbulkan bencana bagi warga kami,” tambah Zaenal.

Selain itu, kata Zaenal, sebenarnya di lokasi sekitar Gunung Pancar sudah banyak ditanam pohon penghijau yang setiap ada kegiatan penghijauan selalu ditanam di sekitar lokasi.

“Setiap ada program penghijauan kami selalu mengarahkan lokasi penanaman di sekitar Gunung Pancar. Sudah banyak juga pohon yang ditanam di sana,” katanya.

Retakan Gunung Pancar diketahui oleh warga setempat sejak seminggu yang lalu. Saat ini warga desa tersebut resah dengan retakan yang menurut Kepala Desa Karang Tengah Suhandri Widyapratama jika terjadi longsor materialnya akan membendung Sungai Cikeruh. (LR/K004)

COPYRIGHT © 2010