BELINYU, BANGKA POS.com – Maraknya aktifitas penambangan pasir timah yang diduga ilegal di kawasan hutan produksi (HP) Parit 19 Desa Gunung Pelawan Belinyu menjadi sorotan berbagai pihak. Polisi Kehutanan (Pulhut) Dihutbun Bangka dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) memastikan siap turun ke lapangan. Kedua instansi ini akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian sebelum mengambil tindakan tegas.

“Informasi tentang maraknya penambangan yang diduga ilegal di kawasan Parit 19 Belinyu sudah kami dengar,” kata Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Drs Dalyan Amrie melalui Kabag Ops Pol Ahmad Suherman SIP kepada Bangka Pos Group, Rabu (24/11). Oleh karenanya kata Suherman, pihaknya telah membicarakan persolaan itu dengan pihak Polres Bangka, terkait langkah yang akan dilakukan selanjutnya. “Jika memang penambangan di sana (Parit 19 red) tidak mengantongi ijin atau merambah kawasan terlarang (HP) maka pasti akan kita tertibkan. Masalah ini sudah dibicarakan bersama pihak Polres Bangka,” tegas Suherman seraya menambahakan, upaya penertiban ditempuh hingga ke jalur hukum Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Pernyataan serupa dilontarkan oleh Kepala Dishutbun Bangka Ir Meina Lina melalui Kabid Kehutanan Hendar Sudrajat S.Hut, Rabu (24/11). Hendar mengakui, sebagian besar kawasan di parit 19 merupakan kawasan hutan produksi (HP). Jika memang ternyata kawasan HP yang diporakporandakan oleh para penambang tanpa mengantongi ijin yang jelas, maka itu merupakan pelanggaran. “Kita juga akan terjunkan Polhut untuk meninjau kawasan tersebut. Tentu saja dalam hal ini kita berkordinasi dengan pihakpihak terkait,” tegasnya.

Seperti dilansir harian ini edisi sebelumnya disebutkan, kawasan Parit 19 Desa Gunung Pelawan Belinyu dipenuhi lubanglubag camui. Imbas penambangan yang terjadi di kawasan itu membuat kondisi porakporanda. Sejumlah penambang tak sungkansungkan mendatangkan alat berat karena disebutsebut dibekingi oknum TNIPolri. Mengenai desasdesus ini, Tim Polres Bangka sudah menerjunkan intelijennya. Bahkan terdengar khabar, Tim Mabes Polri dalam waktu dekat akan turun gunung, tak hanya merayap di Parit 19 Belinyu, tapi di beberapa titik lainnya. (fly)

sumber : http://www.bangkapos.com/2010/11/24/polhut-dan-pol-pp-ungkap-praktik-penambangan/