Antara – Senin, 15 November 2010

Lombok Barat, NTB (ANTARA) – Satuan Polisi Kehutanan kawasan hutan lindung Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengamankan sekitar 1,2 meter kubik kayu hasil pembalakan liar.

“Kayu ilegal tersebut ditemukan petugas dalam operasi yang digelar akhir pekan lalu dalam kondisi tertimbun,” kata Kepala Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan (Dishut) Lombok Barat, Lalu Saladin J di Giri Menang di Lombok Barat, Senin.

Menurut Lalu, modus pencurian kayu dengan menimbun dalam beberapa bulan terakhir memang kerap dilakukan para pelaku pembalakan. Dulunya mereka menggunakan jasa pemanggul kayu.

“Namun karena kami sering menggelar razia pemanggul, modus itu pun ditinggalkan dan beralih ke modus yang berbeda,” katanya.

Ia mengatakan, selain ditimbun, para pelaku juga ada yang langsung mengerjakan kayu hasil penebangan menjadi bahan jadi seperti kusen di hutan dengan melakukan aksi sejak malam hingga pagi dini hari.

“Kayu-kayu itu pun, kemudian diangkut dengan ditimbun menggunakan pasir atau pisang,” katanya.

Dia mengatakan, dalam satu bulan terakhir ini, pihaknya mampu mengungkap dua hingga tiga kasus pembalakan liar. Sementara total keseluruhan tindak pidana kehutanan yang telah diinventarisir selama 2010 hingga November mencapai 24-25 kasus.

“Karenanya kita terus memperketat penjagaan terhadap hutan-hutan yang ada di daerah ini terutama meningkatkan peran polisi hutan,” katanya.

Kayu-kayu yang disita dalam razia itu berjenis campuran, antara lain jenis kayu sentul, gaharu, bajur dan raju mas yang saat ini disimpan di kantor Polhut sambil menyelidiki siapa yang menjadi pemiliknya.

Sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20101115/tid-polhut-amankan-1-2-meter-kubik-kayu-f9ffe45.html

 

Iklan