Jumat, 12 Maret 2010 | 09:47
Bandit Kayu Sekap 10 Polhut
Akibat Tangkap Illegal Logging



PAYA BAKONG- Danpos Polhut Paya Bakong, bersama sembilan anggota disekap kawanan bandit illegal Logging di Simpang Baki, Desa Peuereupok. Sebelumnya mereka berusaha menahan kayu haram, pada Selasa (9/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas dilepas setelah hasil hutan tersebut diambil kembali.

Hal ini diungkapkan Kasat Polhut Aceh Utara Hendra kepada Metro Aceh, Rabu (10/3). Ia menjelaskan kronologis kejadian kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika Danpos Hermanto bersama satu anggotanya menerima laporan aksi penebangan liar. Kemudian mereka melakukan patroli rutin dan menemukan setumpuk kayu campuran rimba, tergeletak di kawasan kebun sawit milik Tgk Abe.

Setelah itu keduanya memutuskan untuk menahan barang bukti agar tak hilang, sembari menunggu bantuan dari petugas Polhut lainnya yang kebetulan masih berada di Pos Paya Bakong. Karena sudah malam, Hermanto menugaskan Sarjani untuk turun ke kawasan ke Simpang Baki, untuk membeli gula dan kopi.

“Sekitar pukul 21.00 petugas itu sampai ke sebuah warung di Simpang Baki dan membeli sejumlah makanan ringan, gula dan kopi. Di saat kembali ke lokasi, ternyata dicegat sekelompok orang yang membawa senjata tajam,” ujar Kasat. Ia juga menjelaskan salah satu warga datang ke Danpos, yang menjaga kayu dan diminta untuk turun ke lokasi dimana Sarjani ditahan.

Ia kemudian datang dan juga ikut ditahan kelompok begundal. Selang beberapa menit sejumlah petugas Polhut tiba di lokasi turut mengalami hal serupa.
Orang-orang tersebut meminta Hermanto dan anak buahnya membebaskan kayu, yang sempat akan disita tersebut. Karena takut keselamatan jiwa mereka terancam, pihak Polhut pun akhirnya pasrah. Mereka hanya mampu melihat kawanan bandit mengambil hasil hutan.

Baru sekitar sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, Danpon bersama sembilan petugas Polhut dilepas. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak dinas terkait.
Informasi terbaru Petugas Polhut Aceh Utara telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Aceh Utara, Kamis (11/3) sekitar pukul 12.00 WIB namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian.(sjm)