Salam Rimbawan
Salam Polhut

terkait dengan beberapa kali kita mendapatkan berita duka dari lapangan, baik berupa kecelakaan maupun musibah meninggal.
oleh karena itu, saya mengusulkan agar kiranya POLHUT INDONESIA memiliki dana kesejahteraan yang berasal dari donasi rekan rekan.
mekanisme donasi silahkan dirembugan sama-sama

sebagai masukan Ide ini telah saya diskusikan dengan beberapa rekan seperti Pa Supartono dari BKSDA Bengkulu, Pa Eko Novi dari BKSDA Kaltim, Pa Ari Wibawanto dari BBKSDA Jabar, Pa Jaja dari TNGHS, pa Suharno dari TN Tj Puting, Pa David dari TNKS dan ide ini juga telah didiskusikan dengan Pa Amin Kasi Polhut dan pa Fahrurozi Kasi PPNS dari Dit PPH oleh pa Supartono.

pada intinya ide ini merupakan ide baik namun yang perlu dicermati dan didiskusikan lebih lanjut oleh rekan rekan se Indonesia; baik siapa bendaharanya, siapa yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan dana, dll

semoga ide ini dapat terlaksan demi korsa polhut Indonesia, Amin
Salam dari Cibodas

Ardi Andono
——————
Salam Rimbawan
Salam Polhut

Ide tentang adanya dana untuk membantu teman2 kita yang kesulitan/dana duka perlu kita dukung, karena ini sangat berarti baik bagi teman yang kesulitan maupun untuk meningkatkan jiwa korsa kita. Dalam pengelolaannya sedapat mungkin profesional dan dapat di akses oleh kita semua. Tentang pengelola silakkan diatur oleh kang ardi, tetapi sedapat mungkin transparan dan dapat diakses oleh semua teman2 supaya menghindari ada dusta diantara kita. Katanya bank mandiri ada rekening yang online dan dapat diakses. Bagaimana teman2 ?Tq

Salam dari
Bengkulu

Supartono
—————
– Sekedar Usul, untuk dana “kesetiakawanan sosial” barangkali kita bisa meniru Persatuan Guru Repubik Indonesia (PGRI) di Jateng, kalau ada anggota yang meninggal dunia atau pensiun, maka setiap anggota menyumbangkan Rp. 1.000,- (dahulu), kalau di Indonesia ada sekitar 3.000 polhut/SPORC, kalau tiap orang menyumbang Rp. 1.000,- maka akan cukup membantu bagi anggota yang pensiun/ahli warisnya.

Terima kasih

Eko Novi (BKSDA Kalteng).
————————
bagaimana mekanismenya dana polhut tersebut. Menurut saya prinsipnya adalah akuntabel dan setiap anggota polhut dapat mengakses rekening tersebut.
“Fahrurrazi Ozi”
—————-
Dear Pak Ozi

Skedar usul, barangkali mekanisme idealnya melalui organisasi profesi mungkin seperti Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) yang sudah terbentuk di beberapa propinsi, tetapi karena di tingkat nasional IPKI belum terbentuk, mungkin melalui Direktorat PPH Cq Subdit Polhut-PPNS, penarikannya melalui koordinator tiap propinsi, aksesnya dengan bukti dan rekomendasi dari koordinator tiap propinsi.

Thanks.

Eko Novi – Kalteng.
——————-
Buat rekan rekan

Secara pribadi saya kurang sependapat dengan pendapat Bapak Eko Novi, dana di serahkan ke PPH, alasannya sederhana saja:
1. biasanya kalo sudah di strukturalkan akan susah mengeluarkan danannya, harus ijin penajabt terkait.
2. mekanisme jadi ribet baik penyetoran dan penyaluran dana,

seperti halnya milis ini, kita tdak ada pejabat2 yang mengatur, justru akan lebih dinamis dan lebih rame. karena semua bisa berkomentar dan berbicara. oleh karena itu diharapkan juga, milis ini jangan di formalkan, biar aja mengalir karena hubungan yang baik antar pribadi dan keterkuatan KORPS POLHUT

so, tentang dana, dengan prinsip akuntable itu mudah aja, sesuai dengan ide dari BOBBY pulau seribu (kali ini idenya bagus) tiap bulan di laporkan, dan tentang besar dana sumbangan itu terserah teman2 aja, apakah 20.000 setahun atau sukarelanya. lagian kalo mau berderma biar aja pribadi yang tahu, orang lain tidak usah tahu he he

tentang besarnya sumbangan yang ke rekan yang terkena musibah juga bisa di serahkan kepada rekan rekan seperti :
1. kematian : 500.000.-
2. kecelakaan berat : 500.000,-
3. kecelakaan ringan : 300.000,-
4. keluarga yang sakit : 100.000,-

nah untuk kapan kita mesti memberikan bantuan tentunya atas persetujuan rekan2 disini, karena uang tersebut pada prinsipnya milik kita disini.

usulan untuk PPH, kedepan, mestinya polhut di asuransikan sehingga jika ada hal-hal yang terjadi pada diri kita, bisa ada yang meringankannya.

terima kasih
salam polhut

Ardi Andono
Photo Gallery
Polhut Blog
——————–
Salam Rimbawan…
Mengenai dana sosial (Dana Kesetiakawanan) yang diusulkan teman-teman saya prinsipnya setuju atas usulan Pak Ardi yakni tidak melibatkan birokrasi pemerintahan / struktural.
Usul saya agar mempercepat proses-nya sebagai langkah awal baiknya bila ada salah seorang relawan atau yang dipercayakan oleh teman-teman semua yang bersedia meluangkan waktunya untuk menangani Dana Sosial ini pada tahap awal. Disimpan kemudian untuk kondisi keuangan termasuk penyalurannya disampaikan melalui milis ini. Jadi lebih bersifat spontanitas dulu sambil kita pelajari bersama bagaimana mekanisme yang lebih baik nantinya. Pertimbangannya bilamana menunggu organisasi yang pasti keburu “tua”.

Selanjutnya untuk pemberian dana sosial tersebut menurut saya hendaknya perlu dibatasi sampai dengan level ke berapa yang dapat diberi santunan, misalnya kepada :
1. Isteri sakit atau sampai dengan
2. Anak sakit, atau s/d
3. Orang Tua sakit atau s/d
4. Mertua sakit,… dst…
Usul saya sebagai permulaan hanya diberikan kepada POLHUT / Anggota milis yang bersangkutan, terkait dengan Kecelakaan Kerja serta Sakit (dengan kriteria mis : sakit dirawat lebih dari 3 hari)

Kemudian untuk nominal iuran harusnya dapat ditetapkan mis. Rp. 20.000/orang/ tahun dan bersifat wajib kepada semua POLHUT/Anggota milis ini.

Salam,
William.
————
Saya setuju menurut pendapat Boos Ardi dan kalua menurut saya masalah dana sukarela untuk polhut yang mendapat musibah dikirimkan melalui Kasat polhut di UPT masing masing
dana Sukarela dapat dikumpulkan di Kasad Polhut UPT masing-masing
dan bagi UPT yang Polhutnya mendapat musibah agar Kasad Polhut segera menyebarkan berita duka ke Blok Polhut sesegera mungkin dan melampirkan nomor rekening tempat dimana sumbangan sukarela akan disalurkan
jadi masing masing Kasad Polhut UPT yang ada di wilayah agar aktif di Blok tersebut

Amri
Polhut TNBBS
—————-
Salam polhut :

setelah beberapa kali musibah menimpa Polhut kita baik dalam keadaan tugas maupun tidak, memang dirasa sangat perlu untuk mengumpulkan dana kesejahteraan polhut.
rasanya kita sepakat untuk
1. perlu di buat tim dana kesejahteraan Polhut : dengan pelindung direktur PPH, mungkin pak Amin mau jadi ketua nya, pa Ozi bisa jadi wakilnya , sedangkan pa William tenker jadi bendahara. jika oke, saya anggota aja ya
2.sumbangan dana kemanusiaan per orang Rp 25.000/ tahun /polhut.
3. teknik pengumpulan bisa secara langsung maupun berdasarkan UPT lalu di kumpulkan dan di transfer ke rekening bendahara.
4. untuk sementara dana digunakan untuk polhut saja.
5. tim kerja setahun aja dan evaluasi tiap bulan.

mohon ditanggapi dengan cepat ya he he
salam dari cibodas

Ardi Andono
Photo Gallery
Polhut Blog