Jumat, 27/03/2009 13:48 WIB
Polisi Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal ke Malaysia
Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Pekanbaru – Jajaran Polda Riau menggagalkan aksi penyelundupan kayu illegal sebanyak 14 ton yang akan diekspor ke Malaysia. 2 Pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

Demikian penjelasan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli kepada
detikcom, di Pekanbaru, Jumat (27/03/2009) .

Menurut dia, rencana penyelundupan kayu ilegal itu digagalkan Polres Bengkalis Riau. Kayu-kayu berkualitas itu berasal dari Desa Tanjung Medang, Kecamatan Pulau Rupat, Bengkalis.

“Kini barang bukti 14 ton kayu itu sudah diamankan pihak polres setempat.
Dua orang tersangka kini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Zulkifli.

Kayu tanpa dokumen resmi itu, kata Zulkifli, ditangkap dari satu unit kapal tanpa nama di perairan Sialang Bengkalis. Kapal ini rencananya akan membawa kayu tersebut ke negeri jiran Malaysia. Dari dalam kapal pihak kepolisi air setempat berhasil mengamankan jenis kayu merantai yang sudah menjadi balak tem atau bahan setengah jadi.

Dalam kasus penyelundupan ini, lanjut Zul, pihaknya menetapkan Edi (35)
sebagai tersangka pemilik kayu dan Maw (38) selaku pekerja.. Kedua tersangka kini sudah mendekam di Polres Bengkalis.

“Penangkapan ini merupakan informasi yang dikumpulkan dari masyarakat. Atas laporan itu, Polres Bengkalis lantas menggelar operasi di sepanjang perairan Pulau Rupat yang posisinya berada di Selat Malakan,” kata Zulkifli.

Kayu tersebut diperkirakan berasal dari kawasan hutan di Pulau Rupat.
Letak Kabupaten Bengkalis yang berada di Selat Malaka ini sering
dimanfaatkan untuk penyelundupan kayu.

(cha/aan)