Setelah rekan kita dari Riau yang terjebak di gambut yang membara, aksi heroik rekan rekan di Aceh perlu diacungkan double jempol, ini dia beritanya :

Salutt atas kegigihan dan kerja keras teman-teman di KSDA Nanggroe Aceh Darussalam dan teman-teman Manggala Agni Balai Besar KSDA Sumatera Utara dalam mengatasi kebakaran di wilayah NAD. Walaupun dari info yang saya dengar bahwa yang terbakar adalah lahan perkebunan milik rakyat, namun tetap aja dari Balai KSDA NAD dan Manggala Agni BBKSDA Sumut turut serta ambil bagian.
Salam,
William



Dari: Hadi Sofyan <oza_hadi@yahoo. co.id>
Kepada: polhut_indonesia@ yahoogroups. com
Terkirim: Kamis, 26 Februari, 2009 11:18:46
Topik: Bls: [polhut_indonesia] Kebakaran Pantai Barat NAD, Baru 16 Titik Tertangani

info tentang kebakaran lahan di prov. Nad

Kami kemarin baru kembali dari lokasi kebakaran
Alhamdullillah  setelah dua hari lalu ada turun hujan dan berkat usaha kawan 2 kita dari Manggala agni sumut  kebakaran telah tertangani sebanyak  sekitar  94 spot di wilayah kabupaten  Aceh Barat

Kebakaran Pantai Barat NAD, Baru 16 Titik Tertangani
Sabtu, 21 Februari 2009 | 19:36 WIB
Laporan wartawan Mahdi Muhammad

MEULABOH, SABTU – Dari total sekitar 54 titik api yang menyebabkan kebakaran lahan di wilayah pantai barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, baru sekitar 16 titik api saja yang berhasil dipadamkan. Minimnya sumberdaya manusia dan peralatan serta air untuk memadamkan seluruh titik api tersebut menjadi kendala.

Ketua Tim Pengendali Kebakaran Hutan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Sumatera Utara Rudin Sembiring, ditemui di Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (21/2), mengatakan, dalam dua hari terakhir, pihaknya baru bisa memadamkan 16 titik dari puluhan titik yang ada.

“Ini baru disatu lokasi. Ada beberapa lokasi lagi yang memang belum kami lihat,” katanya.

Dia mengatakan, peralatan yang digunakan dan jumlah anggota tim yang terbatas membuat pihaknya tidak bisa membagi tugas untuk memadamkan lokasi yang berbeda pada saat yang bersamaan. Lokasi-lokasi yang dinilai sangat rawan dan dekat deng an tempat keramaianan umum atau pemukiman penduduk, menjadi prioritas utama bagi tim pengendali untuk dipadamkan terlebih dahulu.

Lokasi ini sangat dengan dengan pemukiman, khususnya barak pengungsi tsunami di Leuhan.. Ini jadi prioritas utama untuk dipadamkan karena asapnya juga membuat Kota Meulaboh diselimuti kabut asap.”Terutama siang hari,” tuturnya.

Hal demikian diamini Anwar, Komandan Polisi Hutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Barat. Letak lokasi kebakaran lahan di Leuhan yang sangat dekat dengan pemukiman dan perkotaan membuat tim pengendali diarahkan untuk memadamkan titik-titik api di lokasi tersebut. Tempat lain segera menyusul bila dilokasi ini sudah dinyatakan aman, katanya