Sabtu, 13/09/2008 13:58 WIB
Ema Nur Arifah – detikhot

Bandung Tujuh penambang liar yang diamankan Polres Garut terkait pencurian belerang di kawah Gunung papandayan sudah dilepas. Namun Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jabar (BBKSDA) tetap kukuh untuk melanjutkan penyidikan terhadap ketujuh penambang tersebut.

Kepala BBKSDA Jabar Tubagus Unu Nitibaskara menyatakan dilepasnya ketujuh penambang tersebut merupakan wewenang pihak kepolisian.

“Saya belum tahu persisnya. Alasannya karena sekarang bulan puasa. Tapi kami ingin penyelidikan terus dilanjutkan. Kita nggak mau mereka dilepas begitu saja,” ujar Unu saat dihubungi detikbandung, Sabtu (13/9/2008).

Menurut Unu, polisi menjanjikan ketujuh penambang tersebut tidak dilepas murni tapi jadi tahanan luar. Jika diperlukan mereka akan dipanggil kembali.

“Kami perlu tahu otaknya. Kami perlu data. Jika dilepas tidak diperiksa kami tidak mau. Semua harus dikasih pelajaran,” ungkap Unu.

Pencurian Belerang di Papandayan sudah berlangsung selama dua minggu. Setiap harinya mengangkat 15 ton belerang. Pihak kepolisian dan BBKSDA saat ini turun tangan untuk mengetahui siapa dalang yang berada dibalik pencurian belerang tersebut.