Rabu, 3 Desember 2008 | 22:32 WIB

TAPAKTUAN, RABU – Sekawanan harimau (Panthera tigris sumatrae) masuk kampung, ribuan warga Sawang, Aceh Selatan, tak berani keluar rumah saat malam tiba.

“Warga
Desa Trieng Muduro Tunong, Trieng Muduro Baro, Sawang Dua dan Desa
Sikulat hingga saat ini sangat resah akibat gangguan harimau. Warga
tidak  berani beraktivitas pada malam hari,” kata Camat Sawang, M
Nazari Syam, di Tapaktuan, Rabu.
    
Disebutkannya, tiga ekor
satwa dilindungi itu telah memangsa ternak kerbau, sapi, kambing, dan
ayam milik masyarakat. Warga juga takut bepergian ke ladang yang berada
di Pegunungan Treing Muduru.
    
Sejak dua hari terakhir,
binatang buas tersebut semakin sering memasuki permukiman penduduk dan
memangsa ternak ayam, bebek, dan kambing yang berada di dalam kandang.
    
“Kambing
yang dimangsanya di dalam kandang itu milik Suardi, warga Desa Sawang
Dua, dan puluhan ayam dan ternak milik Yazani, Syafi’i dan Zainun di 
Dusun Kampung Balai, Desa Trieng Muduro Baroh,” katanya.
    
Nazari
meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat untuk segera
menanggulangi keganasan satwa langka dan dilindungi itu dengan cara
mendatangkan pawang. “Kalau tidak segera ditanggulangi, saya khawatir
harimau itu akan memangsa manusia seperti di Bakongan, Labuhan Haji,
dan Meukek pada tahun lalu,” demikian Camat Sawang, M Nazari Syam. *

———-

sumber kompas